Friday, February 3, 2017

Teknik Dasar Bermain Gitar

Dasar Gitar - Sebelum memainkan gitar kita harus mengetahui elemen yang ada pada gitar. Gitar memiliki tiga bagian utama, yakni kepala, leher, dan badan. Di kepala gitar ada tempat untuk mengikatkan enam dawai.

Kemudian di leher terdapat fret-fret, yang biasanya berjumlah 19 yang ditandai pembatas terbuat dari logam. Fret fungsinya untuk membedakan tingga rendahnya nada. Pada bagian leher gitar juga terdapat pengikat untuk merentangkan 6 dawai mulai dari kepada hingga ke ujung leher gitar.

Adapun  bagian badan berfungsi sebagai tabung resonator. Tabung ini untuk memperbesar bunyi yang dihasilkan oleh getaran dawai.  Bagian muka badan gitar kayunya lebih tipis ketimbang kayu bagian belakang, dan kayu bagian samping. Kayu bagian muka pada badan gitar disebut juga  papan suara yang memiliki lubang di tengahnya. Dari lubang inilah suara gitar dikeluarkan.

Pada gitar juga ada bagian lain. Batang penyanggah dawai yang merupakan pembatas antara kepala dan leher disebut nut. Bagian gading pembatas disebut bridge, sedangkan pangkal pengikat dawai di atas papan suara disebut base.

Setelah mengenal komponen yang ada pada gitar, sebaiknya mengenal nada-nada yang ada pada gitar. Pada dasarnya nada pada gitar dihasilkan dari petikan senar. Ada enam senar yang terpasang di gitar.

Senar yang pertama jika dibunyikan maka akan keluar bunyi nada e’, senar yang kedua jika dibunyikan maka akan keluar bunyi nada b, senar yang ketiga jika dibunyikan maka akan keluar bunyi nada g, senar yang keempat jika dibunyikan maka akan keluar bunyi nada d, senar yang kelima  jika dibunyikan maka akan keluar bunyi nada a, dan senar yang keenam jika dibunyikan maka akan keluar bunyi nada e.

Di Wikipedia titinada gitar dalam sebuah table adalah sebagai berikut:

Senar
Notasi ilmiah
Notasi Helmholtz
Frekuensi
pertamaE4e’329,63 Hz
keduaB3B246,94 Hz
ketigaG3G196,00 Hz
keempatD3D146,83 Hz
kelimaA2A110 Hz
keenamE2E82,41 Hz

Adapun tabel berikut adalah titinada yang dilintasi keenam senar pada setem standart, dari fret nol (nut) hingga fret dua belas.

0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
E
FF♯GA♭AB♭BCC♯DE♭E
B
CC♯DE♭EFF♯GA♭AB♭B
G
A♭AB♭BCC♯DE♭EFF♯G
D
E♭EFF♯GA♭AB♭BCC♯D
A
B♭BCC♯DE♭EFF♯GA♭A
E
FF♯GA♭AB♭BCC♯DE♭E

Setelah mengenal nada-nada yang ada pada senar gitar, kita baru bisa memainkan gitar tidak asal bunyi. Dalam bermain gitar ada cara agar nada-nada yang dihasilkan keluarnya beraturan. Pemain gitar biasanya menyebutnya dengan strumming technique, teknik yang mengandalkan teknik petikan jari kita.

Teknik strumming atau teknik memetik bisa dilakukan dengan jari atau sebuah alat yang disebut pick atau plectrum atau plectron. Teknik strumming terdiri dari dua cara yaitu  downstroke (memetik gitar dari atas ke bawah) dan upstroke (memetik gitar dari bawah ke atas).

Simbol strumming dalam tabulatur gitar adalah sebagai berikut:

teknik dasar gitar

: downstroke

     : upstroke

Sumber: http://gitarkoo.blogdetik.com/2012/09/01/belajar-strumming-untuk-pemula/

Untuk memperlancar teknik strumming lakukan teruse menerus sehingga jari-jari kita terbiasa memainkan senar gitar. Dan pergelangan kita semakin tidak kaku lagi saat memainkan teknik ini.

Teknik strumming tanpa didukung teknik lainnya bunyi yang dihasilkan tidak akan sesuai dengan keinginan kita. Untuk melengkapinya kita perlu belajar chord technique yaitu membunyikan senar secara bersaman yang merupakan gabungan dari dua nada atau lebih.

Chord dibagi menjadi 2 jenis yaitu Mayor dan Minor. Nada-nada yang digunakan dalam chord mayor atau minor merupakan nada dari  tangga nada diatonic. Nada-nada diambil adalah nada 1 (Do), nada 3 (Mi) dan nada ke 5 (Sol). Sedangkan untuk chord minor hanya beda pada nada ke- 3 (Mi) yang lebih rendah 1 tangga nada.

Secara keseluruhan tangga nada diatonic dalam nada dasar C adalah  C (do),  D (re),  E (mi),  F (fa),  G (so) ,  A (la),  B (ti),  C’ (do). Tangga nada diatonic memiliki jarak antarnada sebagai berikut 1, 1, ½, 1, 1,1, ½. Jadi jika menggunakan nada dasar lain tinggal sesuaikan dengan jarak antara nada ke nada lainnya.

Contoh chord dasar C Mayor, C-E-G, sedangkan contoh chord dasar C Minor C-D#-G. Begitu juga dengan nada-nada dasar lainnya, tinggal kita berpatokan pada tiga nada 1 (Do), nada 3 (Mi) dan nada ke 5 (Sol), dan tangga nada diatonic. Misalnya nada dasarnya A, maka A Mayor adalah A-C#-E, sedangkan A Minor adalah A-C-E.

Teori ini memang akan sulit kalau hanya dibaca saja. Sebaiknya Anda mempraktekan setiap setelah membaca teori agar semakin cepat memahaminya. Demikian informasi mengenai teknik dasar bermain gitar. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat bagi anda dalam bermain gitar.

Artikel Terkait

Teknik Dasar Bermain Gitar
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email